Home > informasi > Menunggu MRT Jakarta

Menunggu MRT Jakarta

MRT, Mass Rapid Transit, adalah moda transportasi yang menggunakan rel kerate api dengan kecepatan tinggi dan dapat mengangkut banyak penumpang dalam satu waktu. Transportasi seperti ini biasanya ada dikota-kota besar yang memiliki banyak titik-titik konsentrasi keramaian sehingga akan ada banyak titik-titik untuk transit.

Menurut berita yang saya baca di vivanews Jakarta sedang mengembangkan MRT ini, rencananya akan selesai pada tahun 2016. Hmm, what a good news. Kita tahu bahwa selama ini moda transportasi umum yang dimiliki Jakarta yang sedikit agak nyaman adalah TransJakarta atau sering orang sebut busway😀 dan beberapa transportasi lain yang sangat memungkinkan kita untuk Lost In Jakarta karena kurang teratur, terstuktur dan agak kumuh juga, pas banget deh dengan negara berkembang seperti Indonesia yang mempunyai problem pada banyaknya penduduk, fiuh.

Tapi MRT apa bisa di Indonesia? MRT kayak di Singapura?Yah, mungkin Indonesia akan menciptakan MRT-nya sendiri. Karena jika dibandingkan dengan Singapura rakyat Indonesia masih jauh kesadarannya akan menjaga falisitas umum. Vandalisme masih sangat umum bahkan tidak malu-malu apalagi buang sampah sembarangan di tempat umum, oh my God :-O

Saya masih ingat bulan lalu saat berangkat ke Batam dan sempat nyebrang ke Singapura satu pesan bos saya, jangan lupa naik MRT🙂. Pastinya bos! Karena saat sudah nyampe di Pelabuhan Singapura kita bisa menggunakan transportasi MRT ataupun taxi. Sebenarnya kalau kita pergi rame-rame dengan teman-teman kita bisa saja naik taxi karena harganya akan sama saja dengan kita naik MRT karena Singapura yah cuma segitu aja. Saat nyampe si Harbour Front dengan mudah kita bisa mendapatkan map Singapura serat map MRT, jadi ga usah takut nyasar asalkan sudah tahu tujuannya mau kemana. Atau bisa tanya di Bagian Informasi jika kita memang belum tau, seperti kemaren kita sempat bertanya bagaimana caranya ke Sentosa Island, dan ternyata bisa menggunakan monorail yang stasiunnya ada di lantai atas mall vivocity, dengan 3 dolar sampailah kita ke Sentosa Island. Monorailnya juga nyaman sekali, mungkin karena waktu itu penumpangnya tidak terlalu banyak😀

TS, makan di stasiu MRT Expo :DDidalam MRT tidak terlihat orang yang makan/minum, bahkan kebanyakan orang menggunakan handsfree, sibuk dengan music di HPnya nyebelin. Di stasiun juga sangat bersih, tapi agak aneh karena saya sulit menemukan tempat sampah. Jadi setelah kami makan roti karena kelaparan di stasiun MRT Expo Singapura sampahnya kita masukkan lagi ke tas masing-masing. Saat masuk ke MRT menuju tujuan selanjutnya kami baru tahu kalau ada larangan untuk makan/minum didalam MRT dan di areal stasiun. Ya ampun bodohnya kami, tapi memang tidak melihat ada larangan seperti itu selama duduk distasiun😀

Untuk pembelian tiket ada ticket machine, jika masih beum familiar seperti saya ya tinggal ngikut temen-temen aja hehehe tapi sebenarnya ada petunjuk cari receh dulu :Dlengkapnya disetiap mesin. Dari situ kita bisa membeli tiket ketujuan kita. Jangan lupa prepare uang receh, karena mesin ini hanya bisa memberikan uang kembalian tidak lebih dari 2 dolar, seingat saya.

Disekitar stasiun juga sedikit sekali terlihat petugas, hanya satu dua petugas seperti satpam yang terlihat. Ada juga tukang sapu yang saya lihat di daerah explanade, itupun diluar dan sedang menyapu daun-daun pohon yang rontok. Pokoknya bersih deh, sampe-sampe bersih juga ga keliatan orang sebanyak stasiun-stasiun di Jakarta😀

sepiJika nanti MRT di Jakarta sudah operasi, kira-kira masih 6 tahun lagi, semoga para penggunanya sudah mempunyai kedewasaan dan kesadaran untuk menjaganya bersama. Pastinya untuk selalu menjaga kebersihan juga keamanan. Indonesia, pasti bisa!!

see MRT Jakarta on http://jakartamrt.com/

Categories: informasi Tags: ,
  1. July 20, 2010 at 9:30 pm

    Hem dari Singapura.waduh jadi pengen tau gimana toh MRT iku pake masinis gak?tau gitu rekues foto rangkaiane pisan🙂

    Tapi mereka gak punya armada super berisik (baca:lokomotif diesel elektrik) apalagi semboyan dan sinyal mekanik yang ada distasiun dengan lalu lintas sedang (yang padat sudah elektrik) seperti negara ini hehehe juga gak ada masinis yang lempar gelas saat ada orang nyelonong pas perlintasan udah ditutup (kan disana pake monorail)

  2. wulanekadalu
    July 21, 2010 at 8:09 am

    MRT ya pake rel biasa kek rel disini, tapi kebanyakan dibawah tanah, klo masinisnya ga tau deh ada apa ngga, mau foto rangkaian keburu masuk, tar malah ketinggalan😀
    Kalau monorail ya beda lagi, untuk jalur-jalur khusus yang lintas sedikit laut gitu, kayaknya sih😛

  3. August 3, 2010 at 4:10 pm

    sama ya… nunggu MRT he he he … jadi kagak di indonesia ya…
    btw, sambil nunggu kapan adanya MRT, nih ane titip bagi yang butuh informasi tentang rute angkutan umum di indonesia silahkan mampir Rute Transportasi Umum di Indonesia. trims

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: