Home > resensi > Cinta Di Ujung Sajadah

Cinta Di Ujung Sajadah

matahari

Buku Karangan Asma Nadia ini langsung  aja aku ambil dari rak buku di Togamas, aku liat buku baru trus sedikit membaca sinopsis aku tertarik sama tokoh yang namanya Makky Matahari Muhammad, aku pikir nama yang indah,,sangat.

Critanya tentang satu anak perempuan, namanya Cinta. Dari kecil Cinta tidak pernah mengenal ibunya, bapaknya tidak pernah memberikan akses Cinta untuk mengenang ibunya sekalipun. Satu yang ada dalam pikiran Cinta, ibunya sudah meninggal. Dan itu yang dia tahu sampai 17 tahun dia hidup di dunia dan sebuah rahasia terungkap.

Sedikit bercerita tentang keluarga baru Cinta. Ya, mama Alia, istri baru papanya yang sangat cantik bersama 2 saudara tirnya Cantik dan Anggun hidup bersama dalam satu rumah yang tidak pernah nyaman untuk ditinggali karena selalu saja ada ulah2 saudara tirinya. Hidup Cinta serasa tidak berwarna kalau saja tidak ada teman-teman yang setia menemani dan mau berbagi kasih ibunya untuk dia, dan sampai suatu saat ada seorang anak laki-laki, Makky Matahari Muhammad, yang datang dalam hidupnya dan berbagi banyak hal dengannya.

Setelah 17 tahun hidup didunia dan bermaksut untuk memberikan yang terbaik untuk ibu yang telah tiada dan berbakti untuk menjadi anak yang baik dia memutuskan untuk menutup menyempurnakan sedikit agamanya sebagai seorang muslimah untuk memakai jilbab. Tepat di usia 17 tahun, saat semua teman-teman, keluarga merayakan ulang tahunnya, saat semua pesonanya akan terpancar sebagai seorang perempuan dewasa dan saat itu pula ada kado spesial dari mboh Nah, mbok embannya, sebuah foto. Foto Ayuningsih, ibunya. dan selembar surat yang  isinya alamat terakhir ibu. Ibu, masih hidup, pencarian dimulai… Selanjutnya baca ndiri ya😉

Satu kesamaan antara aku dan Cinta adalah sama-sama memutuskan untuk berjilbab diusia 17tahun, saat teman, sodara, keluarga ingin mengucapkan selamat ulang tahun jadi ucapannya diganti selamat menmpuh hidup baru, terimakasih untuk kedua orang tua yang tak pernah meng-iya-kan tapi tak juga melarangku untuk itu. Jadi kalo diitung-itung aku udah berjilbab selama 7 tahun kurang  37 hari.. Apa mungkin aku juga akan menemukan Matahariku seperti Cinta, bukan Makky Matahari Muhammad tentunya,,🙂

Categories: resensi
  1. ryn
    December 11, 2008 at 1:13 pm

    wulan… jd rajin beli buku😀
    syang, jauh…d surabaya T_T
    lan, itu da CDnya isinya apa?

  2. wulanekadalu
    December 11, 2008 at 1:57 pm

    isinya lagu2..cuma 4 lagu si, lagunya Bestari tapi ga bisa dkopi.. filenya .cda, gmn ya cara ngopinya?
    jadi kalau mau dengerin ya puter cdnya😀

  3. March 3, 2009 at 8:42 pm

    Wulan, makasih dah direview ya…:)

    • wulanekadalu
      March 4, 2009 at 8:11 am

      hah…kaget..ini beneran bunda to…
      wahhh ga nyangka dapat komen dari asma nadia
      terimakasih udah mampir,,
      maap klo reviewnya kurang lengkap dan banyak tambahan dari saya sendiri

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: