Home > Uncategorized > Bagaimana cara kita menghormati orang lain?

Bagaimana cara kita menghormati orang lain?

Yang jelas kita juga harus menghormati orang lain agar orang lain menghorati kita. Sebenernya kata “menghormati” sepertinya terlalu kaku atau terlalu formal. Intinya sih respect aja, bagaimana kita saling respect satu sama lain. Ga cuek atau menganggap orang lain ga penting, bahkan mungkin dianggap tidak ada atau dianggap anak bawang (ini yang sering aku rasain)

Beberapa contoh kejadian semacam kurang respect terhadap  orang lain, terutama dalam lingkungan kerja mungkin sering kita jumpai. Bagaimana seorang office boy misal, lebih tanggap jika dimintai tolong sama bos, daripada sama kita. Bagaimana rekan kerja kita kurang percaya dengan pendapat kita mengenai satu hal yang adalah bidang kita sendiri. Bahkan merasa dicuekin oleh teman-teman pegawai outsource yang menganggapku mungkin seperti anak bawang. Kasus yang terakhir agak sering terjadi terutama denganku dan ada beberapa teman juga.

Aku baru 1 tahun 4 bulan kerja di perusahaanku sekarang ini. Sebelum aku kerja disana tentu sudah banyak senior-senior pendahulu yang bekerja lebih dulu disana. Kebetulan dikantorku ada 2 macam pegawai(bukan bermaksut untuk membedakan): organic, nonorganic. Nonorganik disini adalah pegawai outsource yang dikontrak memalui pihak ketiga. Jadi bukan pegawai kontrak, yang statusnya kontrak langsung dibawah perusahaan kami. Kami (aku dan 5 temanku) datang diantara mereka semua, pegawai organic dan nonorganic.

Kalau diingat-ingat lucu memang waktu orang-orang masih belum tau kalau sebenarnya status kita adalah pegawa organic, banyak yang baik, membimbing kita tapi ada juga yang nyuekin. Pernah teman saya yang kebetulan waktu itu dengan salah satu driver kantor kebetulan dari luar kota dan pulang agak malam, tinggal mereka berdua, dan si driver menolak untuk mengantar pulang. Alasannya?? Mbak ga kasian sama saya, saya kekantor dulu baru pulang sendirian dong. Teman saya tak berkutik, dan ikut kekantor dulu baru diantar pulang kekosan naik motor setelah pinjem helm dari satpam. Sekitar jam 10 malem. Besoknya teman saya cerita ke atasannya, dan otomatis si driver langsung ditegur, bukan karena dia driver dan teman saya organic. Bahkan walaupun teman saya itu bukan organic harusnya diantarkan lebih dulu apalagi jalannya melewati kosan saya dan sudah malem pula. Lucu dan menggemaskan.

Beda lagi sama aku, aku masih dianggap anak bawang. Ada satu teman yang kurang respect kalau aku mintain tolong, walaupun ujung-ujungnya sih dikerjain. Tapi berasa beda aja kalau bapak-bapak yang minta tolong, pasti dengan sigap dikerjain. What’s the different? Ya kalau aku simpulkan sih mungkin karena aku masih dianggap anak bawang. Kalau diingat mungkin ga cuma satu sih, ada beberapa juga yang seperti ini :D. Tapi aku sih fine aja asal kerjaanku selesai. Urusan attitude mreka yang sedikit kurang bagus ya aku hanya bisa mendoakan semoga mreka segera disadarkan dan bisa bersikap lebih baik dan bertanggungjawab tentunya dalam pekerjaan.

Yah intinya si kalau kita ingin dihargai ya kita harus menghargai orang lain juga. That’s the rule bro!

*ditulis ditengah keadaan kantor yang memanas entah karena apa? Ga jelas!?@#$%%&

Categories: Uncategorized
  1. July 26, 2009 at 6:25 pm | #1

    wah, tertulis juga di blog…semangat bu…kamu pasti bisa

    anak bawang? ibunya ibu bawang dunk, hehee, peace…

    ah, mungkin cuma perasaamu bahwa kamu seolah masih “yunior”…dikash bukti aja :D, bahwa hipotesismu sendiri itu salah :D

    • wulanekadalu
      July 26, 2009 at 7:59 pm | #2

      i’ll try my best..thankyou pak :)

  2. July 29, 2009 at 8:12 pm | #3

    antara pasif dan aktif… :D
    “di” dan “me”…, berarti urutannya harusnya aktif dulu yak…… baru bisa menjadi pasif…., jadi makin bingung sayah… :D :D

    • wulanekadalu
      July 30, 2009 at 8:44 am | #4

      aku juga bingung deh,,
      keknya akitif duku baru pasif–> “me” then “di”

  3. July 30, 2009 at 12:05 am | #5

    resign ajah….
    *usul yang menyesatkan*

  4. wulanekadalu
    July 30, 2009 at 8:42 am | #6

    gara-gara masalah gini aja resign..
    no way ya pak :P

  5. July 30, 2009 at 10:15 am | #7

    Semangat donk mbak ……. Secara psikologi jika kita memasuki sebuah lingkungan baru dan disatu sisi kita merupakan fresh working dude …. ya wajar aja jika anda merasa diri anda anak bawang ….. outsource ?? They think much better or skilled than you …. ha ha ha it just jealous girl!!! nothing special …… Your Fellow companies …… hi hi hi they think you will grab their old job …. so they always think how to get rid of you …… I think just calm down, take easy ….. and think positively ….. 9 to 10 i bet …… masih banyak kawan kerja yang bisa memahamimu …. just let it out ……..

  6. wawan
    March 3, 2010 at 1:49 am | #8

    kita kene berfikiran positif baru orang hormat pada kita,jangan tunggu orang len hormat pada kita,dalam kebaikan kita kne mulakn dahulu,barulah semua yang kita harapkan akan jadi kenyataan…..pasti100% .

    • wulanekadalu
      March 3, 2010 at 8:07 am | #9

      yap betul :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: