New Home, New Blog

October 11, 2011 3 comments

Pilihan sulit.

Beberapa diantara kita pasti sudah pernah mengalami.

Sudah sayang-sayang sama rumah lama, barang-barang sudah lengkap dan terisi banyak tapi kenyataan berkata lain, sepertinya tidak bisa seterusnya berada di rumah ini.

Akhirnya saya punya rumah baru tanpa meninggalkan rumah lama, jadi barang-barang dirumah lama tetap tidak diangkut soalnya ga bisa diangkut. Mungkin bisa tapi butuh perjuangan

Biarlah saya memulai lembaran baru dirumah baru saya, mulai dari nol lagi

Kalau ada waktu mampir-mampir ya dirumah baru saya :)  
http://www.bulansujud.com/

Categories: corat-coret Tags:

Lirik Allah Maha Cahaya Opick

August 16, 2011 2 comments

Allah Maha Cahaya – Opick

Jauh melangkah berharap meniti waktu berlalu

Jauh berjalan lewati berjuta warna kehidupan

Tanpa sadari dalam cermin wajah ini

Bertambah umurku dalam hidup yang smakin merapuh

*Allah bukalah hatiku

bimbing dijalan terangMu

selamatkanlah jiwa yang gelap dlm cahaya rahmatMu

Allah Kau Maha Cahaya beri petunjuk sang jiwa

Ampuni diri yang lelah kadang sesat ku melangkah

**Allah sang Maha Cahaya menerangi gelap jiwa

Allah sang Maha Penguasa padanya hati berserah

Begitu lirih tanpa sadar air ata menjadi saksi banyak waktu sia sia

Tanpa sadari dalam cermin wajah ini

Bertambah umurku dalam hidup yang smakin merapuh

kembali ke *

Allah terangi jiwaku

Allah beri petunjukMu

Allah bimbinglah hambaMu

Allah ampunilah aku

kembali ke **

lagi search lirik lagu opick yang judulnya Allah Maha Cahaya ini, tapi kok ga nemu ya di google. Ya udah deh aku tulis aja, siapa tau ada yang nyari juga^^

*sedang merasa diri tambah umur kok tambah rapuh, ampuni aku ya Allah*

Categories: music, Opick, religi

Edisi Emansipasi

April 21, 2011 5 comments

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. ….” QS An-Nisa’(4):34

.

.

Emansipasi, kenapa sering dikaitkan dengan kebebasan seorang wanita untuk melakukan apa saja seperti halnya laki-laki, semuanya. Padahal secara fitrah memang Allah menciptakan laki-laki dan perempuan berbeda namun dengan hak-hak yang sama. Kalau diingat sejarah RA Kartini memperjuangkan emansipasi wanita adalah tuntutan akan pendidikan yang tidak diberikan kepada kaum wanita waktu itu. Tapi pada prakteknya sekarang, bukan hanya hak untuk belajar saja yang dituntut untuk disamakan. Semoga wanita Indonesia tidak kebablasan memahami dan menuntut emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini :)

Untuk perempuan Indonesia, Selamat hari kartini :)

Categories: berpikir, Dear Diary

Mohon Maaf Ya…

March 14, 2011 12 comments

Jumat, 11 Maret 2011 jam 07:24-an. Seperti biasa saya berangkat kerja bersama motor saya yg setia menemani.

Singkat cerita saya jatuh dari motor karena di’serempet’ motor lain. Alhamdulilah luka-luka ga parah, dan bisa pulih setelah selama wiken istirahat dan dipijet. Rasanya ada yg salah makanya sampai terjadi kejadian jumat itu. Bersama postingan ini saya ingin meminta maaf kepada semua teman-teman, saudara, semuanya yang pernah beririsan dengan saya, mungkin ada yang tidak berkenan selama ini. Mungkin saya ada salah-salah kata, perbuatan, semuanya yang kurang baik dan berkenan. Mohon diikhlaskan untuk dimaafkan.

Jadi kasian sama motor saya, si miu. Bulan ini sebetulnya adalah bulan terakhir cicilan motor saya, tapi kok ya nasibnya miu kurang baik. Maafkan aku juga ya miu, mendzolimimu. Padahal seminggu lalu saya baru aja posting poto miu yang masih sehat cuma ga terawat aja di FB…huhuhu. Sekarang jg blm sempet dibawa kebengkel si miu, blm dicuci juga, kasian bgt T_T

Jadi mohon maaf ya semuanya :)

Categories: Dear Diary Tags:

Sakinah Bersamamu, Belajar bijak berumah tangga melalui cerita

January 2, 2011 20 comments

“Kenapa kita menikah, Bang?”tanyaku suatu hari.

Kau menjawab mantap, tanpa terbersit pun keraguan,

“Sebab tanpamu tak ada pernikahan bagiku…”

(Sakinah Bersamamu)

.

.

Judul buku                  : Sakinah Bersamamu

Pengarang                   :Asma Nadia

Penerbit/Terbit            : Asma Nadia Publishing House/ Oktober 2010

Harga                          : Rp 55000

Jumlah Halaman          : 344 halaman

Satu lagi buku Asma Nadia menjadi nasional best seller, saat saya beli buku ini sudah cetakan kedua. Buku ini berisi kumpulan cerita seputar ujian dalam rumah tangga beserta pembahasannya. Sebenarnya untuk pembaca buku-buku Asma Nadia, mungkin beberapa cerita tidak asing karena cerita-cerita ini diambil dari buku-buku Asma Nadia terdahulu yang mugkin sudah tidak ditemui di pasaran lagi. Saya tertarik membeli dan membacanya karena satu jawaban dari sahabat atas pertanyaan yang saya ajukan yaitu: apa bedanya sebelum menikah dengan setelah menikah? Sahabat saya menjawab, kalau sudah menikah perasaan tenang. Waaahhh, itu mungkin sakinah yang dimaksut (sakinah=tenang, tentram, damai). Makanya saya jadi beli buku ini karena ada “sakinah-sakinahnya” itu :D

Dilihat dari judulnya tentunya semua cerita disini adalah tentang kehidupan pernikahan lebih tepatnya konflik-konflik yang muncul, dari yang lucu-lucu atau bisa dikatakan sepele tapi mungkin terkadang bikin ilfeel sampai konflik yang sama sekali tidak lucu. Dari 17 cerita yang disajikan sudut pandang paling banyak diambil dari sang istri, atau orang ketiga tapi dalam sudut pandang istri. Ada juga yang ditulis dari sudut pandang laki-laki, yaitu cerita kedua yang berjudul Mata Yang Sederhana, sukses membuat saya gemes, geram, dan berpikir, emang laki-laki kayak gitu ya?segitu gampangnya diajak-ajak ke jalan yang tidak semestinya padahal istrinya setia menunggu dirumah, huh. Penasaran sama ceritanya baca sendiri aja ya :D .

Cerita-cerita yang lain pantas juga dicermati agar bisa diambil hikmahnya, bagaimana menjembatani perbedaan karakter yang pasti ada dengan bersatunya dua orang. Apa yang harus dilakukan saat ngambek agar “sukses” loh ehheehe. Bagaimana supaya tetap cantik dihadapan suami walaupun mungkin usia pernikahan sudah lebih dari satu dekade. Bagaimana bertindak saat cemburu, saat cinta lama bersemi kembali, saat ada orang ketiga sampai pada bagaimana menyembuhkan luka hati yang terkhianati.

Dari sekian cerita yang ada saya simpulkan bahwa pengkhianatan adalah satu hal yang meninggalkan luka yang terdalam, mungkin termaafkan tapi tidak bisa dilupakan. Walaupun sang pasangan sudah berusaha memperbaiki diri dan menjadi lebih baik tapi akan tetap membekas, mungkin selamanya. Sehingga sangat-sangat perlu diwaspadai setiap langkah yang menuju arah perselingkuhan. Mengenali beberapa alarm berikut ini semoga menghindarkan kita dari selingkuh: hindari…

Read more…

Categories: resensi Tags: , ,

Rumahmu Jauh

December 30, 2010 4 comments

lirik lagunya Afgan – Rumahmu  Jauh

Dua bulan terakhir
Aku berada didekatmu
Semakin aku suka kamu

Mulai ku memberikan
Tanda-tanda ‘tuk menjelaskan isi hati
Tapi tiba-tiba aku jadi ragu

Reff:
Aku suka kamu tapi rumahmu jauh
Apakah ku sanggup menjalaninya
Aku suka kamu meski rumahmu jauh
Aku rela karena ku sayang kamu

Kita bisa mengatur waktu
bila kita bertemu
Cukup saja menelpon aku

Dengar suaramu ku senang
Tapi ku takut kau merasa sedih
Saat ku mengharapkan kau disisiku

Back to Reff:

Logika ku berkata tidak
‘tuk mengejar cintamu
Tapi ku takkan takkan pernah tahu
Sebelum ku mencoba

Back to Reff: 2x

 

*kira-kira sejauh apa ya??? hehehe

sumber

Categories: Dear Diary Tags: ,

Resolusi 2011?

December 27, 2010 3 comments

Sudah tanggal 27 Desember 2010, counting down to 2011. Hmm,, tahun 2010 sepertinya cepat berlalu tapi kalau diingat-ingat juga bukan tahun yang mudah dilewati. Banyak hal terjadi yang semuanya datang dan pergi meninggalkan pelajaran, hikmah atau mungkin juga cuma lewat tanpa saya bisa memaknai dengan benar semua proses dalam hidup saya payah.

Masih ingat saya awal tahun lalu, waktu itu banyak sekali dipikiran saya rencana-rencana, komitmen-komitmen kepada diri saya pribadi, atau biasa orang sebut resolusi yang saya pikirkan, saya tuliskan detailnya sampai 2 halaman lebih, dan pada akhirnya saya laksanakan sekuat tenaga. Walaupun pada akhirnya ada beberapa hal yang tidak bisa dilaksanakan karena keterbatasan saya, tapi setidaknya saya bisa memaksimalkan waktu selama 2010 ini untuk melakukan hal-hal yang saya anggap positif untuk diri saya hehehe..

Tahun 2011 sudah didepan mata, tapi kok masih belum ada ide untuk 2011 mau apa, kapan, bagaimana, dimana, siapa??? ga ada ide untuk dituliskan sebagai resolusi 2011 :(

Baru terpikir satu hal saja, 2011 harus punya KTP Surabaya, sudah hampir 3 tahun masih belum punya KTP juga hehehe

Kalau ada yang mau share resolusi 2011 saya siap nyontek, lho :D

Categories: berpikir, Dear Diary Tags: ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.